Berita TerbaruHealth

Viral Seorang Ibu di Aceh Seret Balitanya Hingga 15 Meter

SAZFHI Indonesia – Seorang ibu berinisial NI (31 Tahun) menganiaya anaknya yang berusia 3 tahun dengan menyeret balita itu di tanah. Kejadian yang sempat direkam oleh seseorang lalu videonya viral di media sosial itu terjadi di daerah Dusun Jambu Air, Gampong (Desa) Pie, Kecamatan Ulee Lheu, Kota Banda Aceh.

Dalam sebuah video terlihat seorang ibu memegang kaki anak kandungnya itu lalu menyeretnya di tanah. Setelah menyeret, ibu tersebut mengangkat sang buah hati ke sumur, namun si anak berusaha melawan.

Berdasarkan laporan polisi, NI menyeret anaknya itu sejauh 15 meter di halaman rumahnya.

Ilustrasi

Polisi langsung turun tangan menangani kasus dugaan penganiayaan anak tersebut. Ibu dalam video itu langsung diamankan aparat Polsek Ulee Lheu setelah videonya viral dan menuai beragam kecaman netizen.

“Pelaku sudah kita amankan dan akan kita proses lebih lanjut,” kata AKP Ismail, Kapolsek Ulee Lheue, Minggu (1/12/2019).

Ismail mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Jumat 29 November 2019 pagi. Sang ibu tega menyeret anaknya karena kesal terhadap sang anak gara-gara merusak tanaman cabai tetangga.

“Namanya anak-anak saat bermain mungkin enggak tahu dia itu merusak,” tambah Ismail.

Dalam menangani kasus tersebut pihak Kepolisian berkoordinasi dengan tim Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Banda Aceh.

“Saat ini kita masih mencari jalan keluar terbaik karena masih ada anak keduanya yang berusia beberapa bulan yang masih menyusui, kalau ditahan kasihan anaknya, ini masih menjadi pertimbangan kita,” sebut Ismail.

Saat ini, anak yang menjadi korban kekerasan tersebut akan menjalani visum di rumah sakit setempat.

RajaBackLink.com
Tags

ৡۜ͜SAZFHI ID

Aku tidak akan melakukan sesuatu yang tidak harus dilakukan. Tapi, bila harus dilakukan maka akan segera kuselesaikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close

AdBlock Terdeteksi

Silakan matikan AdBlock anda untuk membaca artikel ini.